Bilangan Reynold,

28 Feb

Dalam mekanika fluida, bilangan Reynolds adalah rasio antara gaya inersia (vsρ) terhadap gaya viskos (μ/L) yang mengkuantifikasikan hubungan kedua gaya tersebut dengan suatu kondisi aliran tertentu. Bilangan ini digunakan untuk mengidentikasikan jenis aliran yang berbeda, misalnya laminar dan turbulen. Namanya diambil dari Osborne Reynolds (1842–1912) yang mengusulkannya pada tahun 1883.

Bilangan Reynold merupakan salah satu bilangan tak berdimensi yang paling penting dalam mekanika fluida dan digunakan, seperti halnya dengan bilangan tak berdimensi lain, untuk memberikan kriteria untuk menentukan dynamic similitude. Jika dua pola aliran yang mirip secara geometris, mungkin pada fluida yang berbeda dan laju alir yang berbeda pula, memiliki nilai bilangan tak berdimensi yang relevan, keduanya disebut memiliki kemiripan dinamis.

Rumus bilangan Reynolds umumnya diberikan sebagai berikut:

Ket:

  • vs – kecepatan fluida,
  • L – panjang karakteristik,
  • μ – viskositas absolut fluida dinamis,
  • ν – viskositas kinematik fluida: ν = μ / ρ,
  • ρ – kerapatan (densitas) fluida.

Hasil perhitungan berdasarkan eksperimen didapatkan ketentuan bahwa untuk bilangan Reynold berikut ini:

  • 0 < Re ≤ 2000, aliran disebut laminier
  • 2000 < Re ≤ 3000, aliran disebut transisi antara laminier dan aliran turbulen
  • Re > 3000, aliran turbulen

Sumber : http://smkmuhi.110mb.com/fluida%20dinamika.htm dan http://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_Reynolds

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Follow me on Twitter

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: